Rabu, Maret 30

Pengertian Bimbingan dan Konseling

Di dunia pendidikan dan lingkungan para pendidik, orangtua siswa, siswa atau para pemerhati pendidikan, maupun para mahasiswa kependidikan istilah Bimbingan dan Konseling sudahlah sangat akrab. Namun para ahli Kependidikan, para ahli Psikologi bahkan para ahli bidang Bimbingan dan Konseling mendefnisikan istilah Bimbingan dan Konseling secara berbeda (meskipun intinya sama). Bahkan ada yang secara terpisah memberi definisi tersendiri antara definisi Bimbingan dan definisi Konseling, namun ada pula yang mendefinisikan Bimbingan Konseling sebagai suatu satu kesatuan makna. Berikut kami uraikan beberapa pengertian atau definisi Bimbingan dan Konseling menurut beberapa Ahli.

Minggu, Maret 27

KOMUNIKASI DALAM KONSELING

Pentingnya komunikasi dalam semua sendi kehidupan adalah suatu hal yang tidak bisa dipungkiri  manusia, begitu juga halnya dalam proses konseling. Oleh karena keterlibatan komunikasi ini hampir diseluruh sendi kehidupan manusia, maka telaah komunikasi dilakukan pula dengan dan dari berbagai disiplin ilmu : antropologi, biologi, ekonomi, sosiologi, linguistik, psikologi, politik, matematik, enginereering, neurofisiologi, filsafat, dan sebagainya. Sehingga kita mengenal adanya istilah-istilah Komunikasi Sosial, Komunikasi Bisnis, Komunikasi Politik, Komunikasi Massa, Komunikasi Psikologi bahkan Komunikasi Teuraputik dan sebagainya. Bagi seorang konselor harus memahami tidak hanya pengetahuan di bidang konseling atau psikologi saja namun juga bidang komunikasi.  Namun perlu diketahui juga bahwa dalam berkomunikasi tidak hanya diperlukan pengetahuan dan ketrampilan dalam bidang komunikasi saja namun haruslah didalamnya juga ada sentuhan seni. Jadi komunikasi adalah Ilmu sekaligus Seni.

Jumat, Maret 25

KONSELING DALAM SUATU PERSPEKTIF HISTORIS (lanjutan)


Meneruskan tulisan terdahulu, kita coba tengok perspektif psikologi konseling berdasarkan pemaknaan yang terus berkembang. Tulisan ringkas ini mencoba mengkaji makna psikologi konseling dari perspektif historis (sejarah), dengan harapan dapat menambah wawasan dan bahan renungan dalam rangka memahami landasan filosofis dari konseling, terutama dilihat dari perspektif sejarah dan fungsinya, sehingga dapat meluaskan pandangan dan cakrawala keilmuan maupun praktek dalam konseling. Seperti kita ketahui bahwa mula-mula pemaknaan konseling adalah sebagai memandu (membimbing), kemudian menyembuhkan, memfasilitasi, memodifikasi, merestrukturisasi, mengembangkan, mempengaruhi, mengkomunikasikan, dan mengorganisasikan
Memandu (Guiding), Memandu bukanlah paksaan, dengan mengabaikan perasaan atau terlalu mengendalikan pandangan-padangan individu.

KUFUR NIKMAT PERBUATAN TERCELA"RENUNGI"!!!!!


Oleh: Eni Suryanita, M. Pd.


Aku minta pada Allah setangkai bunga segar, Ia beri aku kaktus berduri…
Aku minta pada Allah binatang yang mungil dan cantik, Ia beri aku ulat berbulu…

Kamis, Maret 24

KONSELING DALAM SUATU PERSPEKTIF HISTORIS


Konseling adalah ilmu yang bersifat multi refensial, karena menggunakan dan memanfaatkan rujukan atau sumbangan dari berbagai ilmu yang lain. Sumbangan tersebut tidak terbatas pada pembentukan dan pengembangan teori-teori konseling, tetapi juga dalam menjalankan fungsinya dan praktek pelayanannya di lapangan.
Gibson dan Mitchell (1990) dalam bukunya Introduction to Counseling and Guidance, Englewood Cliff : Prentice Hall, Inc., menegaskan bahwa untuk membahas konseling sebagai ilmu, dapat dilakukan secara tepat melalui penggalian tentang “akar” dan munculnya konseling sebagai suatu profesi. Dijelaskan bahwa fundasi yang melahirkan konseling adalah bidang psikologi, sehingga lapangan psikologi telah banyak berkontribusi dalam membangun teori dan proses konseling, standarisasi assesment, teknik konseling kelompok dan individual, serta teori perkembangan karir dan pengambilan keputusan.

Minggu, Maret 20

Kegiatan Tour Bali-Lombok S3 Cita Idola 2010

UP GRADE SIKAP……NOW !!!!

Hari ini saya merenung selesai mengkaji ulang Permendiknas No.16 tahun 2007 tentang Standar Kompetensi Guru. Sebetulnya saya telah membacanya sebelum ini, tapi kali ini saya mendapat satu hasil analisa lapangan…..
Saya baru mengkaji sampai pada tulisan Kompetensi Kepribadian yang harus dimiliki oleh seorang Guru poin 11.2.: Bersikap sesuai dengan norma agama,hukum dan sosial yang berlaku dalam masyarakat, dan kebudayaan nasional Indonesia yang beragam”. Tiba-tiba pikiran saya melayang ke belakang pada

Rabu, Maret 2

TAFAKUR

Dampak “PENDIDIKAN” Yang SALAH …….!!!!!
Oleh : Eni Suryanita, M. Pd.
Sumber : Dorothy Law Nolte (1924 – 2005) tentang pendidikan untuk anak-anak:
§  Jika anak-anak hidup dengan kritikan, mereka belajar untuk mengutuk.
§  Jika anak-anak hidup dengan permusuhan, mereka belajar untuk melawan.
§  Jika anak-anak hidup dengan rasa takut, mereka belajar untuk menjadi memprihatinkan.
§  Jika anak-anak hidup dengan belas kasihan, mereka belajar untuk merasa menyesal sendiri.
§  Jika anak-anak hidup dengan olokan, mereka belajar untuk merasa malu
Smpn 3 Cibadak Sukabumi Jawabarat Slideshow: Enita’s trip from Bandung, Jawa, Indonesia to Sukabumi was created by TripAdvisor. See another Sukabumi slideshow. Create your own stunning free slideshow from your travel photos.

Silahkan Tulis Komentar anda disini